Cuci Muka Pakai Baking Soda, Memangnya Aman?

Banyak yang mengakui beraneka fungsi baking soda untuk wajah. Salah satunya yaitu kemampuan baking soda sebagai eksfoliator alami. Karena diyakini mampu mengangkat sel-sel kulit mati, banyak orang yang coba cuci muka bersama dengan baking soda. Lantas, apakah aman gunakan baking soda untuk cuci muka? Seberapa ampuh menyingkirkan kotoran di wajah?

Bolehkah gunakan baking soda untuk cuci muka?

Meskipun fungsi baking soda untuk muka adalah melembutkan dan mencerahkan kulit, tetapi menggunakannya untuk cuci muka bukan langkah yang tepat. Ada lebih dari satu alasan mengapa baking soda tidak boleh digunakan untuk muka Anda.

1. Perbedaan pH
Baking soda atau natrium bikarbonat paling sering digunakan untuk meredakan perut mulas sebab juga bahan kimia dasar yang membantu menetralkan asam.

Nah, hal itu juga mampu terjadi pada kulit Anda, baking soda mampu membawa dampak kulit yang asam menjadi netral. Namun, bukan berarti hal ini baik ya.

Pasalnya, kulit yang sehat itu mempunyai pH yang sedikit asam. Kondisi berikut mampu menjaga muka berasal dari beraneka kotoran dan minyak. Selain itu, asam pada kulit juga penting untuk kesegaran kulit Anda secara menyeluruh.

Jika Anda gunakan baking soda untuk cuci muka, cii-ciri asam di kulit dapat hilang. Hal ini membawa dampak turunkan produksi minyak alami, menganggu bakteri alami kulit, dan merubah pH wajah.

Kondisi kulit muka yang layaknya itu justru dapat gampang menyebabkan jerawat, komedo, dan iritasi.

2. Menimbulkan iritasi
Meskipun umumnya tidak berbahaya, baking soda mampu mengiritasi kulit. Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa kulitnya sensitif pada baking soda sampai merasa menerapkannya segera ke kulit.

Efek samping layaknya ruam, kemerahan, dan terbakar sering terjadi pada lebih dari satu orang ketika digunakan di dalam deodoran buatan sendiri atau alami.

Jika Anda bereaksi pada baking soda, jauhi product baking soda dan gunakan losion pelembab bebas pewangi sampai iritasi hilang.

3. Terlalu mengeksfoliasi
Eksfoliasi berlebihan mampu membawa dampak kemerahan, jerawat, rasa terbakar, dan kulit kering. American Academy of Dermatology menyarankan untuk beri tambahan banyak saat pada kulit Anda di pada perawatan eksfoliasi untuk menghambat iritasi atau serupa sekali menghindarinya terkecuali Anda mempunyai kulit sensitif.

Mirip layaknya lulur garam atau gula, baking soda bertindak sebagai exfoliator fisik kala tidak semuanya larut di dalam air. Exfoliasi mampu bermanfaat, tetapi mengeksfoliasi siang dan malam, layaknya yang Anda melaksanakan terkecuali Anda membasuh muka bersama dengan baking soda, tidak disarankan.

Pilih bahan alami lain yang aman
Jika Anda berpikir untuk membasuh muka bersama dengan bahan alami, tak kudu coba baking soda. Anda mampu melakukannya bersama dengan minyak esensial layaknya minyak zaitun, minyak jojoba, dan minyak kelapa.

Minyak esensial berikut mampu menyingkirkan makeup dan product berbasis minyak lainnya. Namun penting untuk Anda melaksanakan tes alergi terlebih dahulu pada minyak esensial yang Anda gunakan. Pasalnya banyak kulit sensitif pada penggunaan minyak esensial.

Pembersih muka yang lembut bersama dengan lebih dari satu bahan simpel layaknya gliserin mampu membantu Anda menjaga hidrasi minyak alami di kulit. Ini amat sesuai terkecuali kulit Anda kering.

Selain itu, Anda juga mampu gunakan cuka apel bragg yang dilarutkan atau witch hazel sebagai pencuci muka. Bahan ini mampu berikan kesegaran muka Anda.

Jika Anda tetap sangsi pada type kulit dan pembersih muka yang tepat untuk Anda, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda.

About The Author
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *